Kamis, 16 Februari 2017

Doa Yang Mengancam (2008)


Film Doa yang mengancam adalah salah satu film yang menceritakan tentang sebuah fenomena kehidupan di masyarakat disebuah negara yang berkembang yakni Indonesia.  

Film DYM tersebut mengkisahkan tentang seorang yang memiliki keadaan ekonomi kelas bawah atau rendah, dapat dikatakan sebagai golongan miskin.

Film yang di bintangi oleh Aming (madrim) sebagai tokoh utama atauperan utama  dalam fil tersebut mendapatkan gelar sebagai kategori film Indonesia terbaik. Tokoh sahabat yang baik hati  bernama Kadir (Ramzi) ia seorang takmir musola. 

Pada basicnya film ini secara garis besar menggambarkan tentang kehidupan seorang buruh bongkar muat disebuah pasar.

Dalam film tersebut ia berani mengancam Tuhannya karena ia kecewa akan kehidupan yang ia jalani saat itu. 

Ia Ditingal oleh sang istri, karena terlilit banyak utang sehingga ia tidak sanggup bayar kontrakan, dan akhirnya diusir oleh pemilik kontrakan. 

Untung saja si Madrim masih memiliki seorang sahabat yang baik hati yang masih setia menjadi teman untuk berbagi kisahnya.

Sinopsi Film Doa Yang Mengancam (2008)
Madrim adalah seorang kuli angkut dia merasa dirinya bernasib paling malang di dunia. 

Kawannya, yang bernama Kadir, seorang penjaga mushola menyarankan agar Madrim lebih rajin salat atau ibadah. 

Kemudian Madrim mengikuti nasihat ini,akan tetapi nasibnya tak kunjung berubah. 

Sebuah peristiwa perampokan mengilhami si Madrim.ketika itu  Dalam doanya ia mengancam Tuhan dan memberi tenggang waktu tiga hari. apa bila doanya tidak terkabul, ia akan berpaling ke pada setan.

Pada hari ketiga, akhirnya petir menyambar si Madrim dan ia seketika jatuh pingsan. 

Lalu Ia ditolong oleh penduduk desa. Setelah siuman, tiba-tiba si Madrim mempunyai sebuah kemampuan yang bisa mengetahui keberadaan seseorang hanya dengan melihat foto atau gambar. 

Kemampuan melihat tersebut kemudaian dimanfaatkan polisi untuk melacak keberadaan para buron. 

alhasil Puluhan buron berhasil ditangkap polisi atas petunjuk dari Madrim tersebut.

Hal itu pun meresahkan Tantra, seorang buron kerah putih yang kaya raya. 

Ia berhasil menculik Madrim dan menahan di apartemennya serta dengan memberinya gaji buta dan pengawalan ketat untuknya. 

Madrim pun seketika itu  hidup serba berkecukupan. Lalu Madrim lagi-lagi mengancam Tuhan supaya ia dibebaskan dari kemampuan lebihnya itu. 

Yang disadrinya ternyata justru malah menyiksa dirinya. 

Kadir malah menduga jangan-jangan kemampuan lebih tersebut bukan pemberian dari Tuhan, melainkan  pemberian dari setan. 

Maka Madrim pun kemudian menggugat setan.

Lagi-lagi Madrim mengalami sebuah koma. 

Setelah ia sadar, ia bukannya kehilangan kemampuannya tersebut, tapi kemampuannya justru malah bertambah. 

Ia bukan saja bisa melihat gambar atau foto seseorang saat itu, tapi juga gambaran pada masa depan. 

Dalam tempo singkat kekayaan Madrim terus meningkat. Akan Tapi ia tak kunjung bahagia, karena ia justru tak mampu melacak keberadaan istrinya sendiri. 

Tokoh dan Peran Utama Doa Yang Mengancam (2008)
Aming bernama lengkap Aming Supriatna Sugandhi  yang lahir di Jakarta, 7 November 1980,. 

Dia adalah seorang  komedian yang dulu cukup terkenal namanya, melalui sebuah acara komedi Extravaganza di Trans TV pada waktu itu. 

Selain itu dia juga berperan sebagai  bintang iklan. 

di antaranya adalah bintang iklan kartu AS dari Telkomsel sebuah jasa layanan komunikasi.  

Sedang kan tokoh selanjutnya diperankan oleh aris cantik yang diperan kan oleh titi kamal difilm tersebut ian berperan sebagai istri aming.

Demikian ulasan mengenai film Indonesia terbaik yang berjudul Doa Yang Mengancam (2008). 

Semoga film tersebut bisa menjadi motivasi bagi penontonnya dan dapat di ambil hikmahnya dari alur ceritannya. Sekian terimakasih semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar